Tritunggal (3 in 1)

Tritunggal (3 in 1)

                 “Allah orang Kristen itu ada berapa? Satu atau tigakah?” Tentunya kita akan menjawab bahwa Allah yang kita kenal adalah Allah Tritunggal. Pertanyaan yang mengekorinya pun muncul. “Bagaimana mungkin ada tiga Allah di dalam satu Allah, dan satu Allah di dalam tiga Allah?” Inilah yang pertanyaan simpel, yang sering ditanyakan orang tentang iman Kristiani menyangkut ke-Tritunggal-an Allah. Lalu bagaimana kita menjawab pertanyaan-pertanyaan “luar biasa” ini? Apakah kita sebagai orang percaya benar-benar mengetahui konsep yang benar mengenai ke-Tritunggal-an Allah?

            Banyak orang berpendapat bahwa menyangkut hal ini, memang sulit dimengerti, bahkan oleh ahli Teologia sekalipun. “Sedangkan para teolog saja masih memperdebatkannya, bagaimana dengan kita yang notabene adalah orang-orang awam. Pasti sulit dan berat untuk dipahami.” Itulah realitanya. Hal ini juga yang membuat kita tidak pernah benar-benar mengerti tentang ke-Tritunggal-an Allah serta terus berkutat pada konsep-konsep yang masih “ngambang” istilahnya. Lalu bagaimana jika kita diberondong pertanyaan-pertanyaan di atas? Siapkah kita menjawabnya dengan benar?

            Sejatinya, berbicara tentang Tritunggal, bukan semata-mata berarti keberapaan Allah. Melainkan kebagaimanaan Allah. Jadi, bagaimana Allah itu? Dalam Yohanes 1:1,14 dengan jelas menerangkan bahwa “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” Allah dalam kekekalannya – dari selamanya dan sampai selamanya – sudah memiliki Firman dan Roh. Firman dan Roh Allah ini sama tetapi berbeda.Nah, Firman dan Roh Allah ini sejatinya adalah sehakikat, sederajat, dan melekat. Yang artinya tak terpisahkan. Juga wajib ada, harus ada, dan mustahil tidak ada.

            Yesus, dalam kisah hidup-Nya di dunia sering menyinggung hal-hal yang menyangkut dengan ke-Tritunggal-an-Nya. Walaupun, kata “Tritunggal” tidak pernah disebutkan dalam Alkitab sekali pun. Justru hal inilah yang sering dihebohkan orang percaya. Namun kata “Allah yang Esa” banyak kita temui di Alkitab. Seperti sebuah kisah ketika Yesus tergantung di kayu salib, Dia berseru “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Atau dalam percakapan-Nya dengan para murid tentang akhir zaman, Dia berkata bahwa tentang kedatangan Anak Manusia itu, malaikat dan Dia sendiri pun tidak tahu kapan harinya, hanya Bapa yang tahu. Jadi siapa Yesus? Apakah Dia bukan Allah?

            Seratus persen Allah dan seratus persen manusia. Dialah Kristus. Dikatakan seratus persen Allah yaitu ketika kepraadaan-Nya (sebelum menjadi manusia). Dikatakan seratus persen manusia karena Dia memang Firman yang menjadi manusia itu (bukan Allah yang menjadi manusia, bukan juga Allah yang meninggalkan sifat keilahian-Nya ketika Dia menjadi manusia). Melainkan Dialah Firman Allah yang hidup. Dalam kehidupan-Nya, Yesus yang sebagai manusia memang memiliki sifat-sifat yang manusiawi. Dia bisa menangis, merasa lapar, dll. Tetapi Dia adalah manusia ajaib, yang berbeda dengan kita tentunya. Dia tidak berdosa, dan lahir dari Roh Allah sendiri (bukan dari hubungan seksual antara pria dan wanita, melainkan dari Allah, makanya Dia disebut Anak Allah). Roh Kuduslah yang memperanakkan Yesus dari kandungan Maria. Secara manusiawi, Dia sangat dibatasi oleh ruang dan waktu, tidak bisa berada di dua tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan.

            Dalam Kolose 1:15 dikatakan bahwa Kristus adalah yang sulung. Dialah yang mengawali sebuah siklus hidup manusia, yakni lahir, hidup, menderita, mati, dan kemudian bangkit. Demikian jugalah jalan hidup manusia. Di Alkitab dikatakan bahwa kita makin serupa dengan Kristus. Semakin hari semakin kudus. Maksudnya, kita kelak juga akan menderita, mati, dan bangkit seperti Kristus yang telah mengalaminya terlebih dahulu. Setelah Yesus bangkit, Ia memiliki tubuh yang baru, yang tak terbatas oleh ruang dan waktu, yang pernah dikatakan bahwa Ia dapat tiba-tiba berada dalam ruangan yang terkunci rapat saat Ia menampakkan diri.

            Alkitab menuturkan bahwa setelah Dia naik ke sorga, Dia akan duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Pertanyaan yang sering dipertanyakan orang non Kristen mengenai ini adalah “Bagaimana ini bisa terjadi kalau Allah adalah satu? Seakan-akan disini ditunjukkan bahwa ada dua pribadi yang berbeda.” Hal ini rupanya bermakna bahwa setelah terangkat, Yesus akan memerintah sebagai Raja dalam tahta sorga. Makanya kita yang percaya juga akan dibangkitkan dan ikut memerintah.

            Misalnya seperti ini, ketika Yesus dibabtis di sungai Yordan, langit terbuka dan terdengar suara Allah yang mengatakan “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Jadi siapa yang berkata-kata itu, kalau Yesus adalah Allah, padahal Dia sedang di dunia dan suara itu terdengar dari sorga? Kembali lagi bahwa Yesus adalah Firman Allah yang sehakikat, sederajat, dan melekat dengan Roh Allah. Dia disebut Anak Allah. Karena Bapa, murid-Nya, tentara yang menyalibkan Dia (musuh), serta iblis mengakui bahwa YESUS ADALAH ANAK ALLAH.

            Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita pasti akan menemui pertanyaan-pertanyaan sulit semacam ini. Bisa-bisa orang mengatakan bahwa jawaban kita salah, tak masuk akal, mengada-ada, dll. Dan orang yang menanyakannya pun memang karena rasa ingin tahunya, atau bisa jadi karena dia ingin mencobai kita. Bersiapsedialah karena jika kita tidak dapat menjawabnya dengan baik dan bijak, itu akan menjadi batu sandungan bagi kita. Alangkah baiknya kalau terlebih dahulu kita kuat dalam konsep Tritunggal ini sebelum kita membagikannya kepada orang lain. Roh Kudus yang akan memampukan kita. Tuhan memberkati :)

 

             Sebagian dirangkum dari penjelasan Pak William Wairata dalam Seminar Penginjilan PMK IPB

6 Oktober 2012

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *