Ciyus? Miapah?

Ciyus? Miapah?

“Ciyus? Miapah? Mi oyeng.. Trus gue harus bilang wow gitu? trus aing kudu salto gitu? cemungudh eaa… cemungudh qaqaaa…”

Merasa familiar dengan kata-kata itu? pernah denger? atau jangan-jangan kita yang seringkali menggunakan kata-kata itu? wehehehe…

bisa dibilang itu kata-kata yang sekarang ini lagi ngetrend dikalangan anak muda, yang didominasi oleh kalangan para pelajar. tapi ga menutup kemungkinan juga loh mahasiswa atau orang yang usianya udah diatas kepala 2 masih suka menggunakan kosa kata ini. hehe. biasanya sih cuma bikin kesel temen kita aja saat mereka lagi ngomong

kalo kita perhatiin nih, sekarang ini banyak banget para pelajar yang bersliweran mondar mandir layar kaca. ya entah mereka siswa beneran atau hanya acting aja sih. hehe. sayangnya hampir semua tayangan berbau pelajar ini memberi dampak yang kurang baik buat adik-adik kita yang hidup di zaman post-mo ini. tayangan mereka gak nunjukin sisi mereka seharusnya (sebagai pelajar maksudnya). yang mereka pertontonkan malah kelakuan-kelakuan yang justru ga baik untuk ditiru. dari mulai pacaran, berantem, rebutan cewek, bolos sekolah, ngelawan guru, ngejahatin temen. aktivitas mereka sebagai pelajar yang harusnya belajar malah gak ada sama sekali (ya ada sih, tapi duikit bueneerrr). dan salah satu dampak yang mereka timbulkan ya kata-kata ciyus miapoy tadi. hoho

hem, tapi yang pasti sindrom ciyus miapah dan rekan-rekannya ini bener-bener menginfluence para remaja kita. coba aja perhatiin deh orang-orang yang kalian temui dimanapun itu, pasti dalam sehari ada aja yang ngeluarin kata-kata sakti mandraguna itu di sudut-sudut tempat. hehe. entah menjadi kata wajib atau bumbu saat percakapan atau cuma sekedar iseng aja karena seringnya kita mendengar hal yang serupa. ga bilang hal ini salah sih, hem.. tapi coba deh pikirin. kita itu lebih mudah mengikuti hal-hal  kaya gitu ketimbang yang berbau rohani. seberapa sering sih kita mengingat kotbah pendeta dan kemudian melafalkannya kaya kita ngelafalin kata-kata ciyus miapah? hehe.

ya ada baiknya sih apa yang kita perkatakan membangun sesama kita, hehe. aku ga bilang hal ini buruk, tetapi tidak semua yang baik itu berguna. jadi, mulailah memperkatakan kata-kata yang berguna, bermanfaat, dan membangun diri juga sesama kita. so, buat para remaja! Hidupilah masa mudamu dengan takut akan Tuhan, jangan sia-siakan masa mudamu. Hidup ini cuma sekali, terlalu sia-sia apabila dihabiskan untuk melakukan hal yang tidak berguna. dan tunjukkanlah terang Kristus tidak hanya melalui perbuatan, tetapi juga dalam perkataan. cemungudh eaa qaqaa… ^^

Kol 4:6  Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

Ef 4:29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Ef 5:4  Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono — karena hal-hal ini tidak pantas — tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.

author : Komisi Pelayanan Siswa

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *