BERSYUKUR ALA KITA

Hari ini aku pulang ke Jakarta. Aku seorang siswi kelas 2 SMA yang bersekolah di luar kota tepatnya di Bogor. Aku pulang ke rumah satu minggu sekali. Selama bersekolah disini,aku tinggal di rumah saudaraku – adik dari ayahku. Biasanya aku pulang menggunakan kereta commuterline tujuan Jakarta Kota. Tak seperti biasanya, hari ini aku ketinggalan naik kereta coomuterline, berhubung aku ingin cepat sampai ke rumah, aku memutuskan untuk naik kerata api ekonomi yang kebetulan berangkat 5 menit lagi. Kereta yang kunaiki tidak terlalu penuh, mungkin karena ini jam pulang. Orang-orang Bogor yang bekerja di Jakarta pulang ke persinggahannya. Aku duduk di gerbong tengah, dekat
jendela. Sebenarnya aku agak malas duduk dekat pintu atau jendela karena apabila hujan, semua akan basah kuyup. Aku berdoa semoga saja tidak turun hujan. Hiruk pikuk sore ini membuat aku mulai merasa lelah. Aku menyondorkan kepalaku ke bangku kereta. Memejamkan mataku sebentar dan terbangun kembali karena kereta yang kunaiki mulai berjalan. Aku pun tersentak dan tidak jadi tidur. Mataku memandang sekelilingku. Banyak sekali orang-orang yang berteriak mondarmandir untuk menjajakan dagangannya. Pemandangan yang biasa di dalam kereta rakyat ini. Namun, aku tertegun ketika melihat seorang anak yang mungkin umurnya di bawah umurku sedang menyapu gerbong kereta dan masih menggunakan baju seragam. Baju seragam yang sangat lusuh dan kotor membuat ku kasihan melihatnya. Gerbong-gerbong kereta disapunya seraya mengadahkan belas kasihan orang lain. Stasiun yang aku tuju hampir dekat, aku  menyodorkan uang 2000 rupiah dan kuberikan pada anak itu. Aku pun turun dari kereta. Betapa bersyukurnya aku. Oh Tuhan, maafkan dikala aku sering mengeluh dan marah hanya karena tidak jadi membeli barang yang ku ingini yang sebenarnya tidak ku butuhkan. Masih banyak orang lain yang ternyata sangat membutuhkan uang sepeser saja untuk mengisi perut dan harus bekerja keras untuk mendapatkannya.Hari ini menjadi hari penuh pelajara bagiku. Aku akan belajar bersyukur dan mau menjadi siswa yang rajin dan takut akan Tuhan.Mungkin itu bukan sekedar cerita, tetapi bisa jadi terjadi dalam kehidupan nyata kita. Terlihat simple namun sulit yaitu  BERSYUKUR. Mudah diucapkan dengan katakata, namun sulit untuk dilakukan. Bersyukur merupakan ucapan terimakaish kita kepada Tuhan Yesus atas semua hal yang boleh terjadi dalam hidup kita. Seperti yang tertulis dalam 2 Tesalonika 5:18 yaitu “ Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”. Bersyukur menjadi hal yang penting bagi kehidupan Kristen walaupun di kala susah maupun senang. Bersyukur dapat kita mulai dari hal-hal yang sederhana seperti beres menyelesaikan laporan, sampai dirumah dengan selamat, bangun pagi, masih diberi kesempatan beraktivitas, punya teman baik, punya keluarga yang baik, dan masih banyak hal lainnya yang ternyata harus kita syukuri.Setelah belajar bersyukur , akhirnya seluruh tindak tanduk kita akan diawali dengan senyuman dan menjadi berkat untuk sesame kita dan hati Tuhan pun senang.So, tidak ada ruginya bukan belajar bersyukur??

KOMISI PELAYANAN SISWA UKM PMK IPB 2013

BERTUMBUH BERSAMA DAN MELAYANI

created by : Veronika Yulia

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *