Perkembangan anak dalam menempuh Pubertas

http://guetau.com/wp-content/uploads/2013/01/Puberty.jpg

 

Perkembangan anak itu sebenarnya lebih cenderung pada perilaku yang ingin tahu tentang apa yang sudah dia lihat. Misalnya dalam dia melihat acara di TV yang ia gemari pada usia anak-anak memang tingkat dari sikap keingintahuan itu muncul sedikit demi sedikit. Menurut Dosen UI Bapak Sarlito mengatakan bahwa anak yang mengalami masa ingin tahunya anak pada obyek itu merupakan tingkat dari masa-masa pubertas atau tingkat menjadi remaja. Lalu persoalannya itu pada bagaimana menyikapinya terhadap obyek yang dia lihat apakah itu berupa sisi positif atau negatif.

 

Untuk itu orang tua wajib membimbing putra-putrinya disaat putranya beraktivitas. Mengapa demikian, karena orang tua itu sifatnya sebagai penolong atau membantu agar supaya si anak tidak terjerumus pada lembah hitam. Anak yang pubertas umumnya mempunyai daya insting yang tajam untuk belajar mengetahui sesuai yang diluar akal sehat dia yang tujuannya untuk mendapatkan pelajarannya tersebut.

 

Didalam psikologi yaitu tentang psikologi belajar mengatakan bahwa belajar itu tidak harus belajar mata pelajaran yang diberikan oleh guru tetapi belajar itu berbagai macam bentuknya diantaranya belajar jalan, belajar bicara, belajar bertindak tegas, dan lain sebagainya. Inilah yang melandasi dari perilaku seseorang dalam menyikapi tentang belajar. Terkadang belajar itu dapat disimpulkan sebagai penguasaan sesuatu dari obyek untuk diserap diotak selanjutnya di performentkan kedalam bentuk kreatif dan inovatif atas keinginan sendiri agar supaya menjadi berkembang.

 

Pada dasarnya dalam menyikapi tentang hal ini bahwa belajar itu tidaklah sulit karena belajar itu atas kemauan kita sendiri yang dimulai dari niat terlebih dahulu lalu usaha dan terakhir bagaimana dia mengembangkan kreasinya itu. Menurut data-data tentang kenakalan remaja yang menyebabkan timbulnya kriminalitas adalah sebenarnya itu atas kendala 3 faktor pada umumnya diantaranya faktor keluarga, lingkungan sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

 

Diadaptasi dari :artikel.sabda.org/node/763

 

Dari artikel diatas kita dapat belajar banyak hal sobat muda. Oleh karena itu, kita sebagai kaum muda juga jangan melepas tangan begitu saja apabila melihat adik-adik kita yang khususnya sedang dalam masa pubertas ini dengan begitu saja. Memang pada dasarnya ini adalah tanggung jawab dari orang tua kita, tapi bukan berarti kita tdak berperan andil dalam mempengaruhi tumbuh kembang adik-adik kita. Sederhana saja, kita bisa membantu mengarahkan adik-adik kita melalui teladan yang kita berikan. So, sobat muda mari kita serahkan diri kita untuk dibentuk terlebih dahulu oleh Tuhan supaya kita bisa menjadi teladan bagi adik-adik kita nantinya.

 

Oleh: Bhinuko Warih Danardono

 

 

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *