Kuasa Setiap Hari

By: Jonathan Prawira

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Efesus 3:20

Rindu untuk menang atas kehidupan ini? Tentu harus punya power untuk itu. Menjadi powerful worshipper adalah rahasia umat TUHAN — baik di zaman Alkitab maupun di akhir zaman – untuk mengalahkan dunia. Mereka bukan saja mengalami kuasa dari atas tetapi mereka pun memiliki roh yang berkuasa. Bagaimana mereka mengaktifkan kuasa dalam diri mereka? Dari penyembahan sejati. Penyembahan sejati bukan terletak pada ekspresinya, teknik musiknya, tapi pada 5 esensi penyembahan berkualitas yaitu EMAIL yang terinspirasi dari Daud, seorang powerful worshipper.

EMPOWERING
Penyembahan sejati memberi kita kekuatan. Baik untuk mengalahkan dunia, melakukan kehendak TUHAN, maupun untuk memenuhi panggilan TUHAN dalam hidup kita. Kenyataannya orangorang sukses adalah mereka yang berani menghadapi problem mereka. Seperti Daud berani menghadapi Goliat walaupun tidak ada orang lain yang mendukungnya. Maukah kita memiliki powerful spirit dalam menghadapi setiap masalah?

MOTIVATING
Penyembahan sejati memberi kita tujuan jelas mengapa kita perlu melakukan sesuatu atau mengapa kita jangan melakukan sesuatu. Kenyataannya, orang-orang yang sukses adalah mereka yang memiliki tekad baja. Daud menghadapi Goliat dengan motivasi yang jelas, kuat, penting, dan mulia: supaya dunia tahu bahwa ia memiliki TUHAN. Maukah kita memiliki motivasi kuat dalam setiap tindakan?

ANNOINTING
Sikap saja tidak cukup. Penyembahan sejati memberi kita pengurapan agar kita menjadi ahli. Minimal dalam satu talenta. Bukan soal apa profesinya tapi bagaimana ia melakukannya. Kenyataannya, orangorang sukses adalah mereka yang ahli di bidangnya. Seperti Daud yang ahli menggunakan ali-alinya sehingga bisa mengalahkan Goliat. Maukah kita memaksimalkan potensi yang TUHAN berikan?

INSPIRING
Penyembahan sejati membuat kita memperoleh hikmat. Kenyataannya, orang-orang sukses adalah mereka yang bertanya “apa yang harus kulakukan?” Hikmat ini bisa didapat kalau kita sungguhsungguh mengenal siapa TUHAN yang kita sembah seperti Daud mengenal- Nya. Daud mengenal TUHAN sebagai TUHAN yang besar. Tidak heran ia selalu mempersiapkan diri menghadapi perkara besar dengan berpikir besar dan berjiwa besar. Hasilnya, kemenangan Daud atas Goliat pun menginspirasi tentaranya untuk memiliki pengharapan besar sehingga mampu mengalahkan Filistin. Maukah kita menerima hikmat untuk mengatasi setiap persoalan?

LIFECHANGING
Inilah esensi yang mungkin paling penting. Penyembahan sejati membuat kita berubah untuk berbuah. Kenyataannya, orang-orang sukses adalah mereka yang mau berubah lebih baik untuk mengubah keadaan di sekitarnya. Seperti Daud yang akhirnya memberikan kemenangan kepada bangsanya. Hasilnya ia diangkat TUHAN dari gembala menjadi tentara, panglima, dan akhirnya raja. Maukah kita mengalami perubahan hidup secara nyata, yang dapat mengubah hidup orang lain juga?

Jika kita menjawab mau atas pertanyaanpertanyaan di atas, TUHAN terlebih mau. Bersiaplah menerima kuasa TUHAN dalam diri kita sekarang juga, melalui penyembahan yang sejati. Jangan hanya pada hari Minggu, tetapi setiap hari. Lihatlah Daud, ia menyembah TUHAN tujuh kali dalam sehari. Edisi berikutnya kita akan mendiskusikan bagaimana menyembah secara berkualitas.

Sumber: Majalah Bahana, Oktober 2011

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *