APA PRIORITAS UTAMA SEBAGAI ORANG KRISTEN KEPEMIMPINAN

BY MARGARETH

Ketika bangun pagi dan mata sudah melihat, kita langsung disibukkan dengan berbagai aktivitas. Seorang ibu rumah tangga, bangun tidur langsung sibuk dengan aktivitas harian seperti masak air, membuatkan kopi untuk suami, membuatkan susu untuk sarapan anak, membangunkan anak untuk pergi ke sekolah, belum lagi setelah itu belanja ke pasar untuk suami, anak dan istri makan siang dan malam. Seorang suami setelah bangun tidur sibuk, baca koran, mandi, sarapan lalu berangkat kerja ke kantor untuk mencari nafkah. Seorang anak,bangun tidur langsung sibuk dengan kegiatan hariannya bangun tidur, membereskan tempat tidur, mandi, makan lalu pergi ke sekolah, pulang sekolah disibukkan dengan les disana sini les pelajaran, les gambar, les kumon, les musik dan lainnya sehingga kesibukan demi kesibukan membuat orang makin jauh dari Tuhan.

Setiap kita mempunyai aktivitas yang begitu banyak namun kita perlu telaah prioritas utama apa yang harus kita prioritaskan dalam mengerjakan sesuatu.

Ada berbagai macam prioritas seseorang :
1. pekerjaan. Ada orang yang memprioritaskan pekerjaan di atas keluarga sehingga pekerjaan yang banyak membuat orang sibuk dan menghiraukan keluarganya dan akibatnya adalah ketidak harmonisan dalam keluarga.
2.  Keluarga. Ada orang yang memprioritaskan keluarganya diatas pekerjaan sehingga pekerjaan terbengkalai dan di PHK. Contoh: terlalu sayang dengan keluarga sehingga sering mengambil cuti untuk keluarga dan di PHK.
3.  Pelayanan di gereja yang full sampai membuat hubngan dengan keluarga kurang harmonis dan segala sesuatunya terbengkalai.
4. Tuhan. dalam arti dimana dan kapan saja selalu berdoa dan membaca Alkitab sehingga pekerjaan terbengkalai dan keluarga berantakan. Jadi dari sekian banyak prioritas mari kita kenali dan ambil mana prioritas utama, b,c, dan d dan seterusnya yang harus kita lakukan.

Dalam Lukas 10:38-42 dikisahkan ada 2 orang kakak beradik yaitu Marta dan Maria, Mereka memiliki prioritas yang berbeda ketika bersama Yesus. Marta ketika bersama Yesus, sibuk menyambut Yesus dan memikirkan apa yang harus disuguhkan untuk Yesus sementara Maria berbeda, dia duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengar perkataan Yesus.( ayat 39)Dari keadaan seperti itu, Marta protes dengan Tuhan dan meminta adiknya untuk membantunya ( tidak asyik saja dengan duduk mendengarkan perintah Tuhan) ( ayat 40), namun sungguh di luar dugaan , Yesus tidak membela Marta dan juga tidak menyalahkan Marta. Yesus hanya berkata,” Marta, engkau kuatir dan menyusahkan dirimu dengan banyak perkara namun Maria telah memilih yang terbaik.”

Pada dasarnya Yesus tidak keberatan dengan sikap Marta yang ingin menyambut Yesus dengan luar biasa, namun Yesus ingin mengingatkan Marta untuk memprioritaskan dirinya untuk sedikit waktu meluangkan dekat dengan Tuhan dan mendengar perkataanNya.

Dalam posisi seperti ini, jangan salah dimengertikan dan jangan berpikir bahwa kita tidak perlu bersikap ramah terhadap tamu yang datang ke rumah kita dan tidak memperhatikan kebutuhan tamu yang ada seperti makanan dan minuman akan tetapi fokus perhatian kepada tamu yang datang yang harus jadi prioritas kita.
Satu perikop dalam Lukas 10:38-42 hari ini sangat menegor kita semua termasuk penulis secara pribadi untuk memprioritaskan Tuhan baru yang lain karena dengan kesibukan penulis hari demi hari yang mengajar anak sekolah, mengajar les, pelayanan di gereja dan lainnya sehingga membuat penulis sudah terlalu lelah dan semakin cepat dalam berkomunikasi dengan Tuhan.

Jadi hari ini jadilah seperti Maria yang bijak yang memprioritaskan untuk duduk berkomunikasi dengan Tuhan terlebih dahulu, tanpa melupakan untuk memprioritaskan pekerjaan, pelayanan dan keluarga. KIta boleh sibuk tapi dahulukan prioritas utama kita dan perbaiki kembali hubungan kita dengan Tuhan agar makin dekat. amin. Tuhan Yesus memberkati. Segala kemuliaan bagi Allah.
Source : artikelkristen.com

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *