MENJADI ANAK MUDA YANG BERDAMPAK

q

 

 

 

 

 

 

 

 

 

StevenAgustinus.com – Anak-anak muda Indonesia memiliki tingkat mobilitas yang
sangat tinggi dan tanggung jawab yang besar. Setiap mereka memiliki sense of destiny yang
Tuhan percayakan atas mereka. Sebagaimana dalam merebut kemerdekaan Indonesia, anak-anak
muda memiliki peranan yang sangat besar dalam perjalanan sejarah bangsa ini.
Namun sayangnya saat ini, banyak dari mereka bagaikan sebuah kekuatan yang sedang tertidur.
Untuk memastikan terealisasinya agenda Sorga dalam hidup anak-anak muda maka kekuatan
yang sedang tertidur itu harus dibangkitkan kembali.
Dalam usia yang masih muda, mereka harus dapat menjadi teladan  yang  membawa
dampak bagi lingkungan dan menjadi inspirasi bagi bangsa ini. Kitab  1 Timotius 4:12-13
mengatakan : “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah
teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu,
dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”.
Ayat tersebut mendorong sekaligus mengajarkan bahwa meskipun masih berada di usia
yang muda, kita bisa mencapai kedewasaan roh. Tujuannya adalah supaya Tuhan dapat memakai
hidup kita secara luar biasa untuk menjadi teladan dalam hal keperkasaan roh (Strong in the
Spirit), memiliki konsep  berpikir yang tajam (Sharp in Mind), memiliki kedewasaan di dalam
karakter, karakter yang matang (Mature in Character), dan  memiliki kehidupan yang kudus
(Holy in the Body). Daniel adalah gambaran seorang anak muda yang memiliki hal-hal tersebut
sehingga dia dapat membawa dampak bagi sebuah bangsa. (Daniel 1:1-9)
Adalah sebuah kepastian akan sebuah jati diri sehingga kita tidak mudah terombang-
ambing oleh trend  dunia. Anak muda yang berjati diri, tidak lagi memiliki krisis identitas dan
tidak mudah menjadi galau! Belajarlah hidup di dalam kemerdekaan di dalam roh agar memiliki
keperkasaan roh, maka emosimu pun tidak akan mudah terombang-ambing.
Adalah sebuah kesempatan dari Tuhan bagi kaum muda untuk hidup dalam kebenaran, sehingga
engkau bisa diposisikan Tuhan menjadi anak muda yang perkasa, memiliki Roh yang Kudus dan
menjadi generasi yang bersih (Clean Generation) bagi Indonesia.

Memiliki keperkasaan di dalam roh akan membuat engkau dengan mudah terhubung dengan
perkara Ilahi dan dimensi roh Nya, sehingga  engkau dapat memiliki sifat (nature) Ilahi. Efesus
3:14-15 – Nature Ilahi (Sifat dasar Tuhan)
Ketika Tuhan mengubah Abram menjadi Abraham, ada perubahan sifat dasar dalam diri
Abram yang lahiriah/manusiawi, menjadi Abraham yang rohani. Perubahan dari suatu yang
natural menjadi supranatural !  Untuk itu, agar anak muda dapat memiliki keperkasaan di dalam
roh, mereka harus mengenal siapa jati dirinya di dalam Kristus yaitu menjadi serupa dengan
Kristus.
Keperkasaan di dalam roh, akan memungkinkan kita memiliki ketajaman dalam berpikir
dan berkreasi secara unggul. Di dalam kitab, Keluaran 31:1-5 – Tuhan akan memberikan
keahlian, kemampuan dan potensi yang belum pernah muncul (excellent multitalent & charisma)
pada anak muda yang terus mengasah dirinya di dalam keperkasaan roh dan urapan Roh Kudus.
     Mereka dipromosikan Tuhan menjadi anak-anak muda yang terbaik. Anak
muda yang sudah dipersiapkan Tuhan untuk menyelesaikan rencana dan agenda Tuhan
yang luar biasa dahsyat dapat melebihi orang-orang dewasa.
Setiap langkah ketaatan akan membuat kita melangkah dalam tangga promosi, teruslah
mendengarkan dan taatlah selalu pada Dia! Berpikirlah ke depan, dan langkahkan kakimu!
Janganlah mengingat masa lalu, tetapi tanggalkan itu! Berubahlah, karena Tuhan
menghendaki anak muda bermetamorfosis dalam akal budi yaitu pemahaman atau pengertian,
imajinasi, dan keinginan atau kecenderungan hati,  “Janganlah engkau menjadi serupa dengan
dunia ini, tetapi berubahlah di dalam pembaharuan budimu”

Sumber : Steven Agustinus
https://www.stevenagustinus.com/menjadi-anak- muda-yang- berdampak/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *