MELAYANI TUHAN: Motivasi dan Terbeban

Image result for serve god

Info Post
By.JC-Kok

Baca: 2 Korintus 5:11-21
“Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup
untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.” 2Korintus 5:15

Satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam melayani Tuhan adalah motivasi kita.
Motivasi pelayanan yang berkenan kepada Tuhan bukan semata-mata supaya diberkati,
melainkan kita rela melayani oleh karena kasih. "Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih,
sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil," (Filipi 1:16).
Adapun ciri-ciri orang yang melayani Tuhan karena kerelaan dan kasih adalah: tidak
memperhitungkan untung-rugi, tidak menonjolkan diri sendiri dan tidak mencari hormat dan
pujian dari manusia. Hal ini sangat bertolak belakang dengan orang yang melayani Tuhan
karena terpaksa dan memiliki motivasi terselubung: selalu menghitug jasa, ingin dihormati dan
beroleh pujian dari manusia, ingin diutamakan, tidak mau menanggung rugi, mudah sekali
mengeluh, kecewa dan akhirnya pelayanannya pun tidak bertahan lama. Orang yang melayani
Tuhan harus memiliki beban yang dalam untuk melayani. Seperti Tuhan Yesus yang melayani
jiwa-jiwa karena hatinya tergerak oleh belas kasihan. "Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati
Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang
tidak bergembala." (Matius 9:36). Sedangkan keberadaan orang percaya di tengah dunia adalah
untuk menjadi saksiNya: menjadi garam dan terang dunia, "…supaya mereka melihat
perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16).
Jadi ladang pelayanan itu sesungguhnya sangat luas, tapi seringkali kita salah dalam
memahami arti sebuah pelayanan. Kita beranggapan bahwa melayani Tuhan berarti harus
menjadi pendeta, penginjil atau terlibat dalam pelayanan mimbar, dan terlebih dahulu masuk
Sekolah Alkitab. Padahal Tuhan ingin agar kita memberitakan Injil melalui sikap dan tindakan
kita sehari-hari, di mana pun kita berada dan kapan saja, sesuai dengan profesi kita masing-
masing.
Melayani Tuhan adalah jika kita melakukan firmanNya dan menyelesaikan
pekerjaanNya. "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan
menyelesaikan pekerjaan-Nya." (Yohanes 4:34).
Sumber : https://jc-kok.blogspot.co.id/2017/05/melayani- tuhan-motivasi- dan-terbeban.html

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *