GOD SAYS: YOU WORRY TOO MUCH

Pernahkan kita merasa ketakutan dan ketakutan itu membuat kita seperti ingin mati rasanya ? Di dalam Alkitab, ada seseorang yang merasakan ketakutan demikian. Dialan Elia ! ketika Izebel mengancam untuk membunuhnya, Elia merasa begitu ketakutan, sampai-sampai ia meminta kepada Tuhan agar memcabut nyawanya. Bisa dibayangkan bagaimana hebatnya rasa takut yang bergejolak waktu itu di dalam diri Elia. Namun ketakutan Elia kala itu, sesungguhnya adalah ketakutan yang tidak beralasan, karena baru saja Tuhan berperkara bersamanya melawan nbi-nabi Baal. Seringkali hal serupa juga kita alami,ketakutan yang tak beralasan membuat kita lupa akan perkara-perkara besar yang Tuhan kerjakan bersama dengan kita. Pernahkah kita membayangkan perasaan Tuhan saat hal-hal kecil menjadi alasan kita melupakan perbuatan-Nya yang besar ? tentu kalau kita berada di posisi itu kita akan kecewa, tetapi tidak dengan Tuhan, Dia tetap memelihara Elia. Semua orang tidak ada yang kebal terhadap rasa takut, termasuk orang-orang yang hidup dekat dengan Tuhan. Dan ini merupakan hal yang normal. Tetapi berapa lama lagi kita akan meragukan pertolongan Tuhan ? Tidak inginkah kita belajar mempercayai Dia seutuhnya ? Saat ini mungkin ada yang merasa seorang diri melewati ancaman kehidupan, tetapi ketahuilah, Tuhan ada didekat anak-anakNya. Hanya saja Dia mengizinkan kita  bergelut dengan perasaan porak-poranda agar Ia dapat menyatakan kemuliaannya kelak.

Sumber : mannasorgawi.net

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *